Category Archives: 35. Syi’ah dalam pandangan KH. Hasyim Asy’ari

SYI’AH DALAM PANDANGAN PENDIRI NU KH. HASYIM ASY’ARI

SYI’AH DALAM PANDANGAN PENDIRI NU KH. HASYIM ASY’ARI
.
Belakangan ini ada sebagian dari orang-orang yang di pandang sebagai tokoh masyarakat, sebagiannya pernah menjabat ormas di Indonesia mengeluarkan pernyata’an bahwa syi’ah bukan firqoh sesat. Bahkan mereka memasukkan sekte syi’ah kedalam madzhab yang di akui (legitimate).
.
Berikut pernyata’an mereka,
.
1. Prof. Dr. Umar Shihab (Ketua MUI Pusat) : “Syiah bukan ajaran sesat, baik Sunni maupun Syiah tetap diakui Konferensi Ulama Islam International sebagai bagian dari Islam.” (rakyatmerdekaonline.com).
.
2. Prof. Dr. KH. Said Agil Siradj (Ketua Umum PBNU) : “Ajaran Syiah tidak sesat dan termasuk Islam seperti halnya Sunni. Di universitas di dunia manapun tidak ada yang menganggap Syiah sesat.” (tempo.co).
.
3. Prof. Dr. Din Syamsuddin (Ketua Umum PP Muhammadiyah) : “Tidak ada beda Sunni dan Syiah. Dialog merupakan jalan yang paling baik dan tepat, guna mengatasi perbedaan aliran dalam keluarga besar sesama Muslim.” (republika.co.id)
.
4. KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur) : “Syiah itu adalah NU plus imamah dan NU itu adalah Syiah minus imamah.”
.
5. Prof. Dr. Amin Rais (Mantan Ketua PP Muhammadiyah/Ketua MPR RI ) : “Sunnah dan Syiah adalah madzhab-madzhab yang legitimate dan sah saja dalam Islam.” (satuislam.wordpress.com).
.
6. Prof. Dr. Komaruddin Hidayat (Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) : “Syiah merupakan bagian dari sejarah Islam dalam perebutan kekuasaan, dari masa sahabat, karenanya akidahnya sama, al-Qurannya dan nabinya juga sama.” (republika.co.id).
.
7. Prof. Dr. Syafi’i Ma’arif (Cendikiawan Muslim, Mantan Ketua PP Muhammadiyah) : “Kalau Syiah di kalangan madzhab, dianggap sebagai madzhab kelima.” (okezone.com).
.
8. Marzuki Alie (Ketua DPR RI) : “Syiah itu madzhab yang diterima di negara manapun di seluruh dunia, dan tidak ada satupun negara yang menegaskan bahwa Islam Syiah adalah aliran sesat.” (okezone.com).
.
9. KH Nur Iskandar SQ (Ketua Dewan Syuro PPP) : “Kami sangat menghargai kaum Muslimin Syiah.” (inilah.com).
.
10. KH. Alie Yafie (Tokoh dan Ulama NU) : “Dengan tergabungnya Iran yang mayoritas bermadzhab Syiah sebagai negara Islam dalam wadah OKI, berarti Iran diakui sebagai bagian dari Islam. Itu sudah cukup. Yang jelas, kenyata’annya seluruh dunia Islam, yang tergabung dalam 60 negara menerima Iran sebagai negara Islam.” (tempointeraktif).
.
Dari pernyata’an-pernyata’an mereka diatas, kita bisa mengetahui ternyata ideologi Syiah sudah mempengaruhi pemikiran dan pandangan kaum cendikiawan Indonesia. Sehingga mereka kompromistis terhadap gerakan syi’ah yang memiliki misi untuk mensyi’ahkan Indonesia. Kita tidak mengetahui apakah mereka yang memiliki pernyata’an diatas apakah orang syi’ah yang menyamar sebagai sunni, atau orang sunni yang tidak faham hakekatnya syi’ah.
.
Apabila tokoh-tokoh masyarakat di atas menyatakan bahwa syi’ah bukan kelompok sesat. Berbeda halnya dengan Ulama besar Indonesia yang juga pendiri Jam’iyyah Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari.
.
SYI’AH DALAM PANDANGAN PENDIRI NU KH. HASYIM ASY’ARI
.
KH. Hasyim Asy’ari adalah orang yang dihormati bagi kalangan Nahdliyyin di Indonesia. Selain sebagai pendiri ormas islam Nahdlatul Ulama, beliau juga seorang ulama yang sangat paham dengan kondisi umat islam di Indonesia.
.
Berikut ini pandangan KH. Hasyim Asy’ari tentang syi’ah,
.
Beliau berkata : “Di zaman akhir ini tidak ada madzhab yang memenuhi persyaratan kecuali madzhab yang empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali). Adapun madzhab yang lain seperti madzhab Syi’ah Imamiyyah dan Syi’ah Zaidiyyah adalah ahli bid’ah. Sehingga pendapat-pendapatnya tidak boleh diikuti”. (Muqaddimah Qanun Asasi li Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’, halaman 9).
.
Apa landasannya KH. Hasyim Asy’ari mengatakan demikian ?
.
Landasannya yaitu hadis yang ditulis Ibnu Hajar dalam Al-Shawa’iq al-Muhriqah.
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Apabila telah Nampak fitnah dan bid’ah pencacian terhadap sahabatku, maka bagi orang alim harus menampakkan ilmunya. Apabila orang alim tersebut tidak melakukan hal tersebut (menggunakan ilmu untuk meluruskan golongan yang mencaci sahabat) maka baginya laknat Allah, para malaikat dan laknat seluruh manusia”.
.
Di sini jelaslah bahwa beliau memperingatkan umat islam di Indonesia, terkhususnya Nahdliyyin dari syiah, dikarenakan penyimpangan mereka dalam beberapa hal, diantaranya caci maki dan hujatan mereka terhadap para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan peringatan KH. Hasyim Asy’ari itu nampak jelas dalam Muqaddimah Qanun Asasi halaman 7.
.
Bukan hanya dalam tulisan saja KH. Hasyim Asy’ari memberikan peringatan, yang demikian pun beliau ulangi lagi dalam pidatonya ketika muktamar pertama Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Beliau menegaskan bahwa madzhab yang sah adalah empat madzhab tersebut(Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali) . Selain itu beliau pun mengingatkan warga NU agar berhati-hati menghadapi perkembangan aliran-aliran di luar madzhab Ahlussunnah wal Jama’ah tersebut.
.
Lantas, apakah sikap tegas KH. Hasyim ini hanya dalam karya beliau di atas ? Tentu saja tidak. Dalam “Risalah Ahlu al-Sunnah wal Jama’ah” dan “al-Nur al-Mubin fi Mahabbati Sayyid al-Mursalin” dan “al-Tibyan fi Nahyi ‘an Muqatha’ah al-Arham wa al-Aqrab wa al-Akhwan”, KH. Hasyim pun menjawab dengan tuntas cacian Syi’ah dengan mengutip hadis-hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang laknat bagi orang yang mencaci sahabatnya.
.
Inilah kitab-kitab yang cukup telak membantah kesesatan syiah. Bahkan, hampir setiap halaman dalam kitab “al-Tibyan” tersebut berisi kutipan-kutipan pendapat para ulama salaf salih tentang keutama’an sahabat dan laknat bagi orang yang mencelanya. Diantara ulama’ yang banyak dikutip adalah Ibnu Hajar al-Asqalani, dan al-Qadli ‘Iyyadl.
.
Itulah pandangan Ulama besar Indonesia tentang kesesatan syi’ah. Seorang Ulama yang peduli terhadap aqidah umat Islam. Umat Islam Indonesia khususnya warga Nahdliyyin semestinya mengikuti peringatan yang di sampaikan KH. Hasyim Asy’ari, sehingga tidak mudah terpedaya oleh tipu muslihat kaum syi’ah dan antek-anteknya.
.
.
Sumber tulisan :
.
http://m.kompasiana.com/post/read/472316/2/pandangan-nu-terhadap-syiah.html
.
http://m.hidayatullah.com/artikel/tsaqafah/read/2011/06/21/2196/nu-dan-pandangannya-terhadap-aliran-syiah.html
.
.
___________

Advertisements