Tag Archives: Islam

SEBUTAN IMAM ALI ITU DARI SYI’AH

SEBUTAN IMAM ALI ITU DARI SYI’AH
.
Kenapa orang-orang syiah selalu menyebut Ali dan pemimpin-pemimpin syi’ah lainnya dengan sebutan Imam ?
.
Sedangkan mereka tidak pernah menyebut Abu Bakar dengan sebutan Imam Abu Bakar atau Umar dengan sebutan Imam Umar dan Ustman dengan sebutan Imam Ustman ?
.
Dalam buku Tamadun Islam karya Mustafa Haji Daud, di jelaskan makna Imam adalah gelar yang pertama kali di gunakan untuk mengenali pemimpin umat Islam dari segi ibadah khusus (rukun Islam yang lima), politik (pemimpin negara), sosial, kebudaya’an dan segala bidang kehidupan.
.
Gelar ini, pertama kali telah disandang oleh Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
Kemudian gelar Imam tersebut di pakai oleh orang-orang syiah untuk di sematkan pada sebutan sayyidina Ali bin Abi Thalib. Sehingga orang-orang Syiah selalu menyebut Ali dengan sebutan Imam Ali.
.
Mereka menolak sebutan Khalifah karena menurut mereka gelar Imam lebih sempurna dan utama ketimbang Khalifah.
.
.
—————

Advertisements

SYAHADAT SYI’AH

SYAHADAT SYI’AH
.
Syahadat yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umatnya adalah dengan mengikrarkan dua kalimat sebagai berikut,
.
اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.
.
Berbeda dengan umat Islam, syi’ah memiliki syahadat dengan tambahan yang mereka buat-buat sendiri.
.
Berikut syahadat mereka,
.
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
.
“Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah”
.
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
.
”Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah”
.
أَشْهَدُ أَنَّ عَلِيًّا وَلِيُّ اللهِ
.
”Aku bersaksi bahwa Ali adalah wali Allah”
.
أَبْرَئُ إِلَى اللهِ مِنْ أَبِيْ بَكْرٍ وَ عُمَرَ وَ عُثْمَانَ وَ عَائِشَةَ وَ حَفْصَةَ وَجَمِيْعِ أَعْدَاءِ أَهْلِ بَيْتِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ
.
”Aku berlepas diri kepada Allah dari Abu Bakar, Umar, Utsman, Aisyah, Hafshah dan seluruh musuh-musuh Ahlu Bait Rasulullah”
.
Silahkan videonya bisa lihat di sini, https://m.youtube.com/watch?list=PLJFd-A5Q0brL6soogvWceZKyWUhFNUk7K&v=29OAU4D4MN0
.
Syahadat syi’ah versi lainnya, yaitu dengan tambahan bersyahadat kepada 12 Imam Syi’ah.
.
1.
.
أَشْهَدُ أَنَّ عَلِيًّا أَمِيْرَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Ali Amirul Mu`minin adalah wali Allah”
.
أَشْهَدُ أَنَّ فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ حُجَّةُ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Fathimah Az-Zahra adalah Hujjah Allah”
.
2.
.
أَشْهَدُ أَنَّ الْحَسَنَ حُجَّةُ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Al-Hasan adalah Hujjah Allah”
.
3.
.
أَشْهَدُ أَنَّ الْحُسَيْنَ حُجَّةُ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Al-Husein adalah Hujjah Allah”
.
4.
.
أَشْهَدُ أَنَّ عَلِيًّا السَّجَّادَ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Ali As-Sajjad adalah Wali Allah”
.
5.
.
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا الْبَاقِرَ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Muhammad Al-Baqir adalah Wali Allah”
.
6.
.
أَشْهَدُ أَنَّ جَعْفَرَ الصَّادِقَ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Ja’far Ash-Shadiq adalah Wali Allah”
.
7.
.
أَشْهَدُ أَنَّ مُوْسَى الْكَاظِمَ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Musa Al-Kazhim Wali Allah”
.
8.
.
أَشْهَدُ أَنَّ عَلِيًّا الرِّضَا وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Ali Ar-Ridha Wali Allah”
.
9.
.
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا الْجَوَادَ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Muhammad Al-Jawad Wali Allah”
.
10.
.
أَشْهَدُ أَنَّ عَلِيًّا الْهَادِيَ وَلِيُّ اللهِ
“Aku bersaksi bahwa Ali Al-Hadi Wali Allah”
.
11.
.
أَشْهَدُ أَنَّ الْحَسَنَ الْعَسْكَرِيَّ وَلِيُّ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Al-Hasan Al-Askari Wali Allah”
.
12.
.
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا الْمَهْدِيَّ حُجَّةُ اللهِ
.
“Aku bersaksi bahwa Muhammad Al-Mahdi Hujjah Allah”
.
.
http://inilah-bukti-kesesatan-syiah.blogspot.co.id/2012/11/syahadat-versi-syiah.html?m=1
.
.
________________

PERSAMA’AN NU DAN SYI’AH MENURUT GUSDUR DAN PARA TOKOH NU

PERSAMA’AN NU DAN SYI’AH MENURUT GUSDUR DAN PARA TOKOH NU
.
Mengapa banyak tokoh NU yang membela syi’ah dan mengapa kebanyakan yang masuk Syi’ah adalah warga NU ?
.
Dan juga mengapa NU dan Syi’ah sama-sama memusuhi dakwah Ahlus Sunnah yang mereka sebut Wahabi ?
.
Besarnya rasa permusuhan orang-orang NU dan Syi’ah kepada dakwah sunnah memang bisa dimaklumi, karena banyaknya persama’an antara NU dan Syi’ah. Sebagaimana yang dikatakan oleh orang-orang NU dan Syi’ah sendiri ?
.
Cendekiawan muda NU, Zuhairi Misrawi dalam diskusi bertema “Islam Madani dan Islam Nusantara, Corak Islam Indonesia” yang di selenggarakan oleh Rumah Madani, IJABI (ormas syi’ah), di Kalibata, Kamis (27/11), mengatakan :
.
“Tidak bisa dipungkiri, tradisi NU dan Syiah itu sama, mulai dari maulid, ziarah, shalawatan, tahlilan, semuanya sama. Karenanya tak heran Gus Dur mengatakan, “NU itu Syiah minus Imamah, Syiah itu NU plus Imamah”. Merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menguatkan ukhuwah.
.
Akomodasi NU pada tradisi Syiah menunjukkan sunnatullah. Bahwa sesama Muslim itu harus saling belajar. Yang NU belajar dari Syiah, yang Syiah belajar dari NU. Nilai penting persama’an tradisi ini ya, NU harus sadar, bahwa tradisinya adalah tradisi (yang berasal dari) Syiah. Yang menarik, tradisinya (Syiah) diterima dengan baik oleh Islam Sunni (NU).
.
Itu kan Islami banget, sangat mencerminkan semangat persaudara’an. Jadi melalui kultur itu akan membangun persaudaraan antar Sunni dan Syiah. Kultur itu merupakan sesuatu yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Itu kan dalam tradisi keagama’an kita intinya menjaga kebersama’an dalam masyarakat, gotong-royong dalam hidup. Karena itulah agama punya peran menjaganya. Pungkas Zuhairi.
.
Persama’an NU dan Syi’ah juga di sebutkan oleh salah satu tokoh Nahdlatul Ulama yang pernah menjadi pengurus PBNU, KH. Masdar Farid Mas’udi atau lebih dikenal sebagai Masdar F. Mas’udi dalam acara komunitas Gusdurian pada 7 Februari 2014, sebagaimana dikutip dari Satuislam.org.
.
Menurut KH. Masdar Farid Mas’udi, Suni dan Syiah itu menemui titik temu dalam kalimat syahadat. Ia berpendapat bahwa Sunni dan Syi’ah lebih baik berkawan, bukan melebur menjadi satu. Masdar mengungkapkan bahwa keduanya memiliki persama’an tradisi, seperti tahlilan, maulid, ziarah kubur, shalawatan, tawassul, dan lainnya. Masdar mengafirmasi pernyataan Gus Dur bahwa NU adalah Syi’ah minus Imamah.
.
• TRADISI YANG SAMA-SAMA DI AMALKAN SYI’AH DAN NU
.
Diantara amalan yang sama-sama di amalkan NU dan Syi’ah adalah tradisi tahlilan. Dalam acara tahlilan dimulai dengan baca’an al-Fatihah kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan arwah si mati. Amalan ini menjadi tradisi penganut Syiah dari zaman ke zaman. Dalam tahlilan juga dibacakan ayat 33 dari surah al-‘Ahzab yang diyakini oleh golongan Syiah sebagai bukti keturunan Ali dan Fatimah adalah maksum. Tahlilan di sebut juga kenduri arwah. Istilah “kenduri” jelas menunjuk kepada pengaruh Syiah, karena di ambil dari bahasa Persia yaitu “Kanduri”. Di Persia kanduri adalah acara makan-makan untuk memperingati Fatimah Az-Zahro’.
.
.
Sumber tulisan :
.
http://www.ahlulbaitindonesia.or.id/berita/zuhairi-misrawi-kesamaan-tradisi-satukan-nu-syiah/
.
http://m.kompasiana.com/waodezainabzilullah/gusdurian-gelar-dialog-titik-temu-sunni-syi-ah_55299dc66ea834d929552d1c
.
.
______________

KARBALA SETARA DENGAN MAKKAH

KARBALA SETARA DENGAN MAKKAH
.
Karbalā’ (كربلاء) adalah sebuah kota di Irak, jaraknya sekitar 100 km sebelah barat daya Bagdad. Penduduknya berjumlah 572.300 jiwa (2003). Karbala merupakan ibu kota Provinsi Al-Karbala. Kaum Syi’ah menjadikan Karbala sebagai tempat suci.
.
Karbala merupakan salah satu kota terkaya di Irak. Sumber devisanya berasal dari pengunjung yang beribadah dan produk pangan, terutama kurma.
.
Secara administratif, Karbala terbagi menjadi dua distrik, “Karbala Tua”, pusat agama, dan “Karbala Baru”, daerah perumahan di mana terdapat sekolah Islam dan bangunan pemerintah.
.
Di pusat kota tua terdapat Mashad al-Husain, makam Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad. Makam Husain adalah tempat ziarah bagi kaum Syi’ah, terutama pada peraya’an mengenang pertempuran Hari Asyura. Banyak peziarah lansia mengunjungi makam itu semata-mata untuk menunggu ajal, karena makam itu dipercayai sebagai salah satu gerbang menuju surga.
.
Kaum Syi’ah menjadikan Karbala sebagai pusat instruksi dan penyebaran keagamaan.
.
Nama kota bersejarah ini berasal dari akar etnis Assyria, Babilonia atau Persia. Kota ini merupakan makam umat Kristiani sebelum diambil alih oleh Islam.
.
Kemasyhuran Karbala di antara kaum Syiah dikarenakan Pertempuran Karbala pada 10 Oktober 680. Husain dan adiknya Abbas dikubur oleh seseorang dari suku Bani Asad, dan kemudian dikenal dengan nama Mashad al-Husain. Karbala berkembang di sekeliling makam tersebut.
.
Karbala pernah mengalami kerusakan akibat diserang tentara. Makam asli dihancurkan oleh Khalifah Bani Abbasiyah al-Mutawakkil tahun 850 namun dibangun kembali tahun 979 lalu terbakar tahun 1086 sebelum dibangun kembali.
.
Hubungan Karbala dengan tradisi agama kaum Syi’ah menimbulkan kecurigaan di pihak pemerintah Iraq kaum Sunni. Selama pemerintahan Saddam Hussein, perayaan keagamaan Syi’ah dilarang dan banyak kaum Syiah non-Irak yang tidak diizinkan mengunjungi Karbala. Pada 1991, Karbala rusak parah dan banyak orang tewas ketika sebuah pemberontakan oleh kaum Syi’ah setempat ditumpas oleh Saddam.
.
• Kesucian Karbala dimata kaum Syi’ah
.
Dalam pandangan kaum Syi’ah, Karbala kesuciannya setara dengan Makkah,
.
Di dalam kitab referensi utama Syiah seperti Biharul Anwar diriwayatkan, Ja’far berkata : “… Sesungguhnya Allah telah mewahyukan ke Kabah, kalaulah tidak karena tanah Karbala, maka Aku tidak akan mengutamakanmu, dan kalaulah tidak karena orang yang dipeluk oleh bumi Karbala (Husain), maka Aku tidak akan menciptakanmu, dan tidaklah Aku meciptakan rumah yang mana engkau berbangga dengannya, maka tetap dan berdiamlah kamu, dan jadilah kamu sebagai dosa yang rendah, hina, dina, dan tidak congkak dan sombong terhadap bumi Karbala, kalau tidak, pasti Aku telah buang dan lemparkan kamu ke dalam Jahanam”.
.
• Datang ke Karbala Lebih Mulia dari Haji dan Umroh
.
Masih merujuk kitab-kitab referensi utama Syiah, tercantum sebuah riwayat tentang keutamaan ziarah ke tanah Karbala di Irak lebih dari ibadah haji ke Mekah.
.
“Sesungguhnya ziarah (berkunjung) ke kubur Husein sebanding dengan (pahala) haji sebanyak 20 kali. Dan lebih utama dari 20 kali umrah dan 1 kali haji.” (Furu’ al-Kafi, 1: 324).
.
Salah seorang penganut Syiah menyatakan : “Sungguh saya telah menunaikan haji sebanyak 19 kali dan umrah juga 19 kali.” Lalu imam menjawabnya dengan perumpamaan yg mengejek, “Berhajilah sekali lagi dan umrahlah sekali juga, maka akan dicatatkan untukmu (pahala yang sama) dengan berziarah ke kubur Husein ‘alaihissalam”. (Biharul Anwar, 38: 101).
.
Perdana mentri Irak, penganut Syiah 12 Imam, menyatakan bahwa tanah Karbala lebih berkah untuk menjadi kiblat umat Islam dunia. Ia beralasan, karena di Karbala terdapat Husein radhiallahu ‘anhu. Dan ia akan berusaha mewujudkan hal
itu.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
.
Sumber tulisan :
.
http://kisahmuslim.com/kejahatan-syiah-di-tanah-haram-dalam-kurun-sejarah/
.
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Karbala
.
.
___________________

TERBONGKARNYA TAQIYAH HABIB SYI’AH

TERBONGKARNYA TAQIYAH HABIB SYI’AH
.
Terbongkarnya taqiyah Habib Syi’ah yang sedang menyamar atau berpura-pura sebagai Ahlussunnah, bermula dari ditemukannya surat rahasia Habib Hussein al-Habsyi (pendiri YAPI) yang ditujukan kepada seseorang di Iran pada tahun 1993.
.
Pihak YAPI tentu saja kaget dengan terpublikasinya surat kepada seorang Syi’ah Iran itu. Sebab, surat itu berisi pernyataan Habib Hussein al-Habsyi, bahwa ia membuat kedok menyembunyikan ke-Syi’ah-annya sebagai setrategi dakwah. Padahal sebelumnya ia dikenal sebagai ulama’ Sunni yang masyhur di kota Bangil.
.
Bagaimana isi suratnya ?
.
Berikut ini sebagian isi terjemahan surat yang ditulis berbahasa Arab tersebut : “Saya ucapkan terima kasih kepada tuan atas usulan yang benar terhadap saya dan sudah lama menjadi pemikiran saya. Yaitu sejak kemenangan Imam atas Syi’ah. Walaupun saya tangguhkan hal itu, namun saya tidak ragu sedikitpun tentang kebenaran Ahlul Bait dan bukan karena takut kepada orang-orang atau jika saya tinggalkan taqiyah maka bukan supaya dipuji orang-orang. Sama sekali tidak ! Akan tetapi saya sekarang mempertimbangkan situasi disekitar saya. Fanatisme Sunni secara umum masih kuat. Untuk mendekatkan mereka (kaum Sunni), saya ingin nampak dengan membuka kedok, kemudian membela serangan ulama mereka yang Nawasib (anti Syi’ah) mereka akan mengatakan : Syi’i membela Syi’ah. Saya telah berhasil merangkul sejumlah ulama mereka yang lumayan banyaknya, sehingga mereka memahami juta’an madzhab Ahlul Bait atas lainnya. Saya anggap ini sebagai kemajuan dalam langkah-langkah perjuangan kita”.
.
Itulah diantara isi surat Habib Syi’ah yang terbongkar topengnya sehingga akhirnya diketahui sosok sebenarnya.
.
Majalah AULA (majalah milik Nahdlatul Ulama) pada edisi November 1993 pernah menurunkan berita tentang Syi’ah Bangil dan memuat terjemahan surat itu.
.
Surat ini juga sempat menjadi berita heboh di Pasuruan. Sebab selama ini, Habib Hussein al-Habsyi dikenal masyarakat Pasuruan yang mayoritas Sunni sebagai ulama dari kalangan habaib yang mumpuni. Sebelum itu, pengajiannya di Masjid Agung Bangil dipenuhi jama’ah yang menganut Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
.
Terungkapnya surat rahasia tersebut membuat masyarakat Bangil berbelok arah. Banyak para asatidz dan santri kemudian keluar dari pesantren YAPI. Sejak itu konflik dalam skala kecil sering terjadi di kota Bangil dan sekitarnya. Hingga pada tahun 2007 masyarakat Bangil dan sekitarnya melakukan demo besar setelah shalat Jum’at untuk menolak paham Syi’ah.
.
Menurut pengakuan seorang warga Bangil, penganut Syi’ah bahkan sudah tidak segan lagi melakukan aktifitas dan pengajian dengan isi doktrin Syi’ah.
.
.
http://www.gensyiah.com/2016-babak-baru-konflik-sunnah-syiah-di-bangil.html
.
.
_____________

IMAMAH DALAM AQIDAH SYI’AH

IMAMAH DALAM AQIDAH SYI’AH
.
Keimaman dalam agama Syiah adalah prinsip yang paling utama. Seluruh keyakinan dan seluruh riwayat mereka kembali kepada masalah keimamahan ini.
.
Masalah imamah (kepemimpinan) inilah yang menjadi inti ajaran dan asal muasal lahirnya pemikiran Syiah yang dibawa oleh Abdullah bin Saba’.
.
Kitab-kitab Syiah mengakui bahwa Abdullah bin Saba’ adalah orang yang pertama memopulerkan keyakinan wajibnya meyakini kepemimpinan (keimamahan) Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, menampakkan sikap berlepas diri dari musuh-musuhnya, dan menyingkap para penentangnya, serta mengafirkan mereka. (Rijal al-Kisysyi, hlm.108—109, al- Maqalat wal Firaq, hlm. 20 karya an Nubakhti, Ushul Madzhab asy-Syiah, hlm. 654).
.
Itu pula yang ditetapkan oleh Ahlus Sunnah, sebagaimana yang disebutkan oleh asy-Syahrastani dalam al-Milal wa an-Nihal bahwa Abdullah bin Saba’ adalah orang pertama yang memunculkan pendapat tentang keimamahan Ali radhiyallahu ‘anhu. (al-Milal wa an-Nihal,1/174).
.
Menurut kaum Syiah, pengangkatan imam adalah janji yang telah ditetapkan Allah Subhanahu wata’ala kepada mereka satu per satu.
.
Dalam kitab al-Kafi disebutkan sebuah bab dengan judul “Imamah Adalah Janji dari Allah Subhanahu wata’ala yang Telah Ditetapkan dari Seseorang kepada yang Lain”. Ada juga bab “Nash yang Disebutkan Allah Subhanahu wata’ala dan Rasul-Nya Terhadap Para Imam Satu Persatu”. (al-Kafi, 1/227 dan 1/286).
.
Salah seorang tokoh rujukan Syiah, Muhammad Husain Alu Kasyifil Ghitha, berkata, “Imamah adalah kedudukan ilahiah seperti halnya kenabian. Sebagaimana halnya Allah Subhanahu wata’ala memilih siapa yang Dia kehendaki dari para hamba-Nya menjadi nabi dan rasul, lalu menguatkannya dengan mukjizat sebagai pembuktian nash dari Allah Subhanahu wata’ala…, demikian pula Dia memilih siapa yang dikehendaki-Nya menjadi imam dan memerintah Nabi-Nya untuk menyebutkannya secara tegas, dan mengangkatnya sebagai pemimpin bagi umat manusia setelahnya.” (Ashlus Syiah wa Ushuluha, hlm. 58, Ushul Madzhab asy-Syiah, hlm. 655).
.
• Kedudukan Imamah dalam Agama Syiah
.
Di dalam agama Syiah, kedudukan imamah jauh lebih mulia dari kedudukan seorang nabi utusan Allah Subhanahu wata’ala. Inilah yang dijelaskan oleh para tokoh Syiah.
.
Ni’matullah al-Jazairi berkata, “Keimamahan yang bersifat umum yang merupakan kedudukan di atas tingkatan kenabian dan kerasulan”. (Zahrur Rabi’, hlm. 12).
.
Hadi at-Taharani berkata, “Keimaman lebih agung daripada kenabian. Sebab, keimamahan adalah kedudukan ketiga yang Allah Subhanahu wata’ala memuliakan Ibrahim dengannya setelah kedudukan nabi dan khalil.” (Wadayi’ an-Nubuwah, hlm. 114).
.
Ia juga mengatakan, “Sesungguhnya yang paling agung dalam agama yang Allah Subhanahu wata’ala mengutus Nabi-Nya ini adalah masalah imamah.” (Wadayi’ an-Nubuwah, hlm. 115).
.
Al-Kulaini meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Ja’far, ia berkata, “Islam dibangun di atas lima hal: shalat, zakat, puasa, haji, dan keimaman (kepemimpinan). Tidak ada sesuatu yang lebih penting untuk didakwahkan selain kepemimpinan. Namun, manusia mengambil yang empat dan meninggalkan yang satu ini.” (Ushul al-Kafi, 2/18).
.
Perhatikanlah riwayat yang mereka sebutkan di atas… Mereka menjadikan masalah imamah sebagai pengganti dua kalimat syahadat !! Di samping itu, menjadikannya sebagai rukun Islam yang terpenting. Adakah kesesatan yang melebihi kesesatan mereka ini ?
.
• Berapa Jumlah Imam ?
.
Kaum Syiah berselisih pendapat dalam menyebutkan jumlah imam mereka. Disebutkan dalam Mukhtashar at-Tuhfah, “Ketahuilah bahwa Imamiyah berpendapat bahwa jumlah imam itu terbatas, namun mereka berselisih tentang jumlahnya. Sebagian mengatakan lima, sebagian lagi mengatakan tujuh, sebagian lagi mengatakan delapan, sebagian lagi mengatakan dua belas, dan sebagian mengatakan tiga belas.” (Mukhtashar Tuhfah, hlm.193, Ushul Madzhab asy- Syiah, hlm. 666).
.
Kemudian terjadi kesepakatan bahwa jumlah imam terbatas menjadi dua belas, setelah meninggalnya al-Hasan al-Askari yang dianggap sebagai imam kesebelas.
.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Tidak ada seorang pun dari keturunan keluarga Nabi dari bani Hasyim, baik di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, Umar, Utsman, maupun Ali yang berpendapat bahwa imam itu berjumlah dua belas.” (Minhajus Sunnah, 2/111).
.
Beliau juga berkata, “Sebelum wafatnya al-Hasan (yakni al-Hasan bin Ali al-‘Askari yang dianggap sebagai imam kesebelas kaum Syiah), tidak seorang pun yang berpendapat imam muntazhar sebagai imam mereka yang kedua belas. Tidak ada seorang pun di zaman Ali dan zaman bani Umayyah yang menetapkan jumlah imam dua belas.” (Minhajus Sunnah, 4/209).
.
Dua belas imam yang ditetapkan oleh kaum Syiah Imamiyah adalah :
.
1. Ali bin Abi Thalib, Abul Hasan al-Murtadha
2. Al-Hasan bin Ali, Abu Muhammad az-Zaki
3. Al-Husain bin Ali, Abu Abdillah asy-Syahid
4. Ali bin al-Husain Abu Muhammad, Zainul Abidin
5. Muhammad bin Ali Abu Ja’far al-Baqir
6. Ja’far bin Muhammad, Abu Abdillah ash-Shadiq
7. Musa bin Ja’far Abu Ibrahim al-Kazhim
8. Ali bin Musa Abul Hasan ar-Ridha
9. Muhammad bin Ali, Abu Ja’far al-Jawad
10. Ali bin Muhammad Abul Hasan al-Hadi
11. Al-Hasan bin Ali, Abu Muhammad al-Askari
12. Muhammad bin al-Hasan Abul Qasim al-Mahdi
.
Namun, disebutkan dalam kitab yang paling pertama yang tampak dari kalangan Syiah, yaitu kitab Salim bin Qais, dia justru menetapkan bahwa jumlah imam itu ada tiga belas. Bahkan, dalam sebagian riwayat kaum Syiah, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu tidak masuk dalam daftar sebagai imam yang berjumlah dua belas. Dalam kitab yang paling sahih menurut versi Syiah, terdapat riwayat yang menerangkan bahwa imam mereka berjumlah tiga belas.
.
Al-Kulaini meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Ja’far, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya aku dan dua belas imam dari keturunanku. Adapun engkau, wahai Ali, adalah kancingnya bumi, yaitu sebagai pancang dan bukitnya. Dengan kami, Allah Subhanahu wata’ala mengokohkan bumi agar tidak lenyap bersama penghuninya. Jika dua belas dari keturunanku telah pergi, bumi ini akan lenyap beserta penghuninya dan mereka tidak memerhatikannya”. (Ushul al-Kafi, 1/534).
.
Demikian pula yang diriwayatkan dari Abu Ja’far, dari Jabir, ia berkata, “Aku masuk bertemu Fatimah. Di hadapannya ada lempengan yang di dalamnya bertuliskan nama-nama (imam) yang diberi wasiat dari keturunannya. Fatimah menghitungnya berjumlah dua belas. Yang terakhir adalah al-Qaim. Tiga di antara mereka bernama Muhammad, dan tiga di antara mereka bernama Ali.” (Ushul al-Kafi, 1/532).
.
Lihatlah, riwayat ini menyebutkan bahwa imam dua belas itu berasal dari keturunan Fatimah. Jadi, Ali bin Abi Thalib tidak termasuk dari kalangan imam mereka karena beliau adalah suami Fatimah, bukan anaknya.
.
Adanya perselisihan penentuan jumlah imam, menunjukkan bahwa pembatasan dua belas imam tersebut sama sekali tidak dibangun di atas landasan yang jelas dari kitabullah atau sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Lalu bagaimana bisa hal ini dianggap sebagai bagian rukun Islam, bahkan menggantikan posisi dua kalimat syahadat ?
.
.
http://asysyariah.com/kajian-utama-syiah-dan-imamah/
.
.
___________________

“PABRIK” PERCETAKAN KADER SYI’AH DI INDONESIA

“PABRIK” PERCETAKAN KADER SYI’AH DI INDONESIA
.
Namanya : Pesantren YAPI , Bangil – Pasuruan, Jawa Timur
.
Yayasan Pesantren Islam (YAPI) Bangil didirikan pada tanggal 21 Juni 1976 oleh Tokoh Syi’ah : Husein bin Abu Bakar Al-Habsyi. Pada awalnya Dia mendirikan pesantren ini di Bondowoso Jawa Timur, sebelum akhirnya pindah ke kota Bangil – Pasuruan.
.
Disebut dalam salah satu pemakalah, bahwa pesantren YAPI merupakan yayasan milik Syi’ah yang tertua dibanding yayasan lainnya. Dibahas pula dalam seminar itu, bahwa tokoh-tokoh Syi’ah di Indonesia banyak yang alumni YAPI.
.
“YAPI di Jawa Timur menjadi sentra dakwah Syi’ah di propinsi ini.” tulis Habib Thohir dalam makalahnya.
.
Dalam penelitian Disertasinya di IAIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Mohammad Baharun, MAg mengkategorikan Syi’ah di YAPI sebagai Syi’ah ideologis yang gerakannya rapi dan militan. Untuk penelitian disertasi ini, Baharun yang pernah menjadi wartawan Tempo ini menggunakan ‘informan’ untuk menyelidiki aktivitas Syi’ah di Bangil.
.
Ustadz Baharun, yang kelahiran Bangil itu, dalam disertasinya menjelaskan, Syi’ah ideologis adalah Syi’ah yang tumbuh melalui pengkaderan cukup intensif. Kaderisasi ini melalui pendidikan (sekolah dan pesantren) yang disipakan dengan guru-guru. Ia menemukan bahwa YAPI mengkhususkan diri sebagai lembaga yang sengaja menyiapkan kader-kader (santri yang diharapkan jadi guru/ustadz atau da’i Syi’ah Itsna ‘Asyariyah) yang berkualitas, sehingga dapat menyebarkan doktrin Syi’ah Imamiyah kepada masyarakat luas.
.
• Pesantren YAPI pernah beberapa kali di Serang umat Islam
.
Pada tahun 2011, pesantren Yapi pernah di serang oleh sekelompok Umat Islam Ahlu Sunnah. sempat terjadi bentrokan yang menimbulkan korban.
.
Menurut Ketua Bidang Organisasi Yayasan Albayyinat Indonesia Habib Achmad Zein Alkaf , bahwa Albayyinat adalah organisasi yang memerangi aliran sesat di Indonesia, terutama Syiah.
.
Ada dua versi mengenai terjadinya penyerangan tersebut. Yang pertama, penyerangan dilakukan sekelompok masyarakat yang sudah lama tidak senang dengan adanya pondok yang beraliran Syiah tersebut.
.
Yang kedua, sesuai dengan informasi yang pihaknya terima dari para Kiai dan Habaib di Bangil, bahwa penyerangan tersebut diawali pelemparan batu dari dalam Pondok Yapi terhadap konvoi umat Islam yang sedang pulang dari menghadiri perayaan Maulid di Singosari di tempat KH Lutfi Basori Alwi.
.
“Mana yang benar, pihak kepolisianlah yang dapat menyelidikinya. Yang penting kejadian tersebut cepat teratasi dan selanjutnya harus cepat diredam,” ujar Habib Achmad yang juga A’wan Syuriah PWNU Jatim ini.
.
Menurut dia, memang selama ini sering terjadi keributan antara umat Islam di Bangil dengan golongan Syiah. Penyebabnya tidak lain karena ulah pihak Syiah yang dinilai menyakitkan hati umat Islam.
.
“Misalnya pihak Syiah menerbitkan buku yang isinya menghina pemimpin-pemimpin islam, menghina istri-istri Rasululloh SAW. Juga yang dilakukan oleh orang orang Syiah yang menguasai masjid milik Ahlussunnah wal jamaah,” tutur anggota Bidang Fatwa MUI Jatim ini.
.
Kemudian, pengajian-pengajian yang dilakukan oleh orang-orang Syiah yang isinya tidak menyenangkan umat Islam dapat menyulut terjadinya keributan.
.
“Kami rasa pihak kepolisian dengan segala keterbatasannya sudah berusaha meredam perseteruan tersebut, tapi oleh golongan Syiah justru dimanfaatkan untuk lebih aktif menyebarkan alirannya. Kami tahu persis bahwa Ahlussunnah tidak mungkin dipersatukan dengan Syiah, sebab tidak mungkin minyak bisa dicampur dengan air. Apakah sama terang dengan gelap ?” tegasnya.
.
Untuk itu, Albayyinat meminta kepada pihak Syiah agar tidak memancing kemarahan umat Islam. “Bagaimanapun kalian (kaum Syiah) adalah kelompok minoritas yang harus menghormati umat Islam,” imbuhnya.
.
Dan kepada seluruh umat Islam hendaknya dapat menyelesaikan persoalan di Pasuruan itu dengan kepala dingin. Kepada para pejabat hendaknya tidak mengeluarkan statemen yang isinya justru dapat memanaskan situasi. “Marilah situasi yang panas ini, kita redam dengan kata-kata yang menyejukkan hati,” pungkasnya.
.
• Mantan pengikut Syi’ah bercerita tentang YAPI
.
Ketika itu hampir seribuan umat Islam se kota surabaya dan sekitarnya, sejak jam 7 pagi sudah memadati ruang utama Masjid Mujahidin Perak Barat Surabaya, Ahad, (15/6/2014), untuk mengikuti pengajian rutin bertema “Fakta dan Data Syi’ah di Indonesia.” Pada acara itu menghadirkan pembicara Ustadz Basuki Rahmat (Mantan Da’i Syi’ah) dan Ustadz Farid Ahmad Okbah, MA. (Dewan Dakwah Islamiyah Jakarta).
.
Ustadz Basuki Rahmat menuturkan, pada tahun 80-an, dia berkeinginan untuk berangkat ke Afghanistan, namun karena Imamnya bai’at ke Al Habsyi Bangil, maka dia pun ditempatkan di YAPI Bangil Pasuruan Jawa Timur, sebagai kader yang dipersiapkan berangkat ke Iran. Saat itu dikatakan kepadanya bahwa sama saja, nanti kamu disana juga belajar agama Islam.
.
“Tapi setelah saya di YAPI, kejadiannya sangat mengejutkan, tiap bulan Ramadhan ada kajian Fiqh Syi’ah Itsna ‘Asy’ariyah dari sini saya tahu ajaran Syi’ah itu bagaimana,” tuturnya
.
Dari YAPI juga, lanjut Ustadz Basuki, dirinya mendengar sendiri, terjadinya pelecehan terhadap para Sahabat Nabi dan juga Al Qur’an, sementara tujuan semula saya untuk berangkat ke Afghanistan dalam rangka membela agama Islam mengorbankan nyawa untuk memenuhi panggilan Allah SWT dalam Al Qur’an, malah dilecehkan.
.
“Hampir seluruh kader Syi’ah di Indonesia dikader di YAPI, orang tua mereka banyak yang tidak paham kalau di YAPI itu Pesantren Syi’ah. Mereka hanya terpukau melihat yang punya pondok seorang Habib keturunan Rasulullah Shallalahu alaihi wa sallam. Mereka Tidak tahu kalau yang diajarkan bukan Islam tapi Syiah. Sehingga ketika mereka lulus dan kembali ke daerahnya masing-masing menggantikan orang tuanya terjun ke masyarakat, mereka menyebarkan ajaran syi’ah, inilah yang menjadi sumber masalah,” lanjut ustadz Basuki.
.
• Jika Syi’ah dibiarkan, akan menimbulkan banyak konflik
.
Selanjutnya Ustadz Basuki memberikan peringatan akan bahaya memelihara Syiah.
.
“Kalau pemerintah Indonesia membiarkan Syi’ah berkembang apalagi sampai memberi ijin pengikut Syi’ah memperingati hari raya mereka semisal Idul Ghodir, Asyura’ yang berisi caci-maki, penghinaan dan pelaknatan kepada para sahabat dan ‘Aisyah istri Nabi saw, maka akan timbul konflik dimana-mana, seperti yang sudah terjadi di Madura, Jember, Situbondo dll,” ujarnya
.
Hal ini karena umat Islam tidak akan tinggal diam melihat orang-orang yang dicintai oleh Nabi Muhammad saw dan kaum Muslimin dicaci-maki, dihina dan dilaknat oleh orang-orang Syi’ah.
.
• Mengapa Syiah dapat diterima dan cepat berkembang ?
.
Pada acara itu diungkapkan sebab Syiah dapat diterima dan berkembang pesat di tengah-tengah masyarakat. Ustadz Basuki menyebut karena ada doktrin taqiyyah (penipuan).
.
Mantan Da’i Syiah ini menuturkan, bahkan orang syi’ah berani merubah makna ayat Al-Qur’an, semisal ayat yang berbunyi, fatazawwaduu fa inna khoiroz zaadit taqwaa, mereka plesetkan maknanya berbekallah kamu karena sebaik-baik bekal adalah taqiyyah (tipu muslihat).
.
Kata taqwa di-plesetkan menjadi taqiyyah. Contoh lain, “Ayat yang lain Inna akromakum ‘indalloohi atqookum diartikan sesungguhnya yang paling mulia diantaramu adalah yang paling pandai bertaqiyyah (berbohong). Kata atqookum (yang paling bertaqwa diantaramu) diplesetkan artinya menjadi yang paling pandai bertaqiyyah (berbohong),” ungkapnya.
.
Maka jangan heran, dengan berbekal ajaran taqiyyah inilah, kebanyakan mereka tidak mau dikatakan sebagai penganut paham syiah, karena semakin tinggi kesyiahannya, tidak mau dikatakan Syiah. “Kalau kita jeli, justru dari ucapan dan tingkah lakunya mereka ketahuan sebagai pengikut Syiah,” tuturnya.
.
• Syi’ah memfitnah Buya Hamka
.
Disebut pula, Buya Hamka sempat berkunjung ke Iran. Namun sepulang dari kunjungannya itu, beliau mengambil kesimpulan dan menyatakan dengan tegas bahwa Syi’ah itu sesat dan menyesatkan.
.
“Tapi setelah beliau meninggal disebarkanlah isu oleh kalangan Syi’ah bahwa Buya Hamka sebelum meninggal bertaubat dan mengakui kebenaran Syi’ah,” lanjut Ustadz asal Gresik ini.
.
Akhirnya Ustdaz Basuki mengusulkan agar pihak kepolisian RI membentuk pasukan khusus pemburu Syiah“.
.
“Kalau di Malaysia dibentuk polisi khusus untuk memburu Syi’ah, seharusnya di Indonesia juga dibentuk Densus pemburu Syi’ah. Saya khawatir kalau Syi’ah ini tidak diberangus, maka tinggal tunggu waktu saja akan terjadi pertumpahan darah besar-besaran antara Islam dan Syi’ah, karena mereka merusak Islam dan kita pasti lawan. Allaahu Akbar,” pungkasnya.
.
http://pedulifakta.blogspot.co.id/2015/10/inilah-pabrik-percetakan-kader-syi.html?m=1
.
.
__________________