Category Archives: 08. Agama orang syi’ah yang sebenarnya

AGAMA ORANG SYI’AH YANG SEBENARNYA

.
AGAMA ORANG SYI’AH YANG SEBENARNYA
.
Kebanyakan orang-orang awam menduga bahwa sekte syi’ah adalah masih bagian dari umat Islam, karena mereka shalat, puasa dll. Hanya berbeda dalam beberapa hal dengan Ahlussunnah wal Jama’ah, sebagaimana perbeda’an antar madzhab. Duga’an tersebut akibat kurang informasi yang sampai kepada mereka.
.
Padahal sebenarnya sekte syi’ah bukan Islam. Mereka memiliki agama tersendiri, sebagaimana yang disebutkan oleh ulama-ulama syi’ah.
.
Dalam kitab-kitab Syiah, ulama mereka menyebut sekte syi’ah dengan nama agama Imamiyah.
.
Sebagai contoh, Baqir al-Majlisi yang dikenal sebagai Syaik as-Syuduq (w. 381 H) menyebut agamanya (Syiah) dengan sebutan agama Imamiyah. Ia mengarang buku khusus berjudul Al-I’tiqodat Din al-Imamiyah. Dalam kitab tersebut Syaikh As-Syuduq menjelaskan secara tuntas tentang aqidah Syi’ah yang berbeda dengan aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah.
.
Hal ini juga diakui oleh At-Thusi (w.460 H) dalam kitabnya al-Farsht hal. 189 dan Rahib al-Asfahani dalam kitabnya ad-Dari’ah ila Makarimi Syariah, juz II, hal. 226.
.
Pengakuan kedua ulama Syiah ini cukup menjadi bukti bahwa istilah agama Imamiyah sudah sangat dikenal bahkan menjadi aqidah di kalangan Syiah.
.
Karena itu tidak salah jika kita menyebut Syiah sebagai agama Imamiyah, bukan Islam. Penyebutan ini berdasar pengakuan mereka sendiri.
.
.
Di sunting dari :
http://m.hidayatullah.com/artikel/opini/read/2012/09/05/4054/menjawab-dua-argumen-klasik-syiah.html#.VFDW3IQ-apU
.
.
_________________

Advertisements

AGAMA ORANG SYI’AH YANG SEBENARNYA

Orang-orang syi’ah sebetulnya mereka memiliki agama tersendiri. Dalam kitab-kitab Syiah, ulama mereka menyebut agamanya dengan nama agama Imamiyah. Sebagai contoh, Baqir al-Majlisi yang dikenal sebagai Syaik as-Syuduq (w. 381 H) menyebut agamanya (Syiah) dengan sebutan agama Imamiyah.

Ia mengarang buku khusus berjudul Al-I’tiqodat Din al-Imamiyah. Dalam kitab ini Syaikh As-Syuduq menjelaskan secara tuntas tentang aqidah Syi’ah yang berbeda dengan aqidah Ahlu Sunna wal Jama’ah.

Hal ini juga diakui oleh At-Thusi (w.460 H) dalam kitabnya al-Farsht hal. 189 dan Rahib al-Asfahani dalam kitabnya ad-Dari’ah ila Makarimi Syariah, juz II, hal. 226.

Pengakuan kedua ulama Syiah ini cukup menjadi bukti bahwa istilah agama Imamiyah sudah sangat dikenal bahkan menjadi aqidah di kalangan Syiah.

Karena itu tidak salah jika kita menyebut Syiah sebagai agama Imamiyah, bukan Islam. Penyebutan ini berdasar pengakuan mereka sendiri.

Di sunting dari :
http://m.hidayatullah.com/artikel/opini/read/2012/09/05/4054/menjawab-dua-argumen-klasik-syiah.html#.VFDW3IQ-apU

______________________